PENGARUH PASAR TRADISIONAL PARINGIN TERHADAP PENGENDALIAN INFLASI OLEH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Pasar Tradisional Paringin, Pengendalian InflasiAbstract
Permasalahan yang terjadi dalam kaitannya dengan pengaruh pasar tradisional paringin terhadap pengendalian inflasi oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Balangan adalah pasar tradisional paringin memiliki peran signifikan dalam menentukan harga-harga komoditas pokok di daerah tersebut. Pasar tradisional ini menjadi pusat transaksi utama bagi masyarakat setempat dan mempengaruhi stabilitas harga barang-barang kebutuhan sehari-hari. Ketidakstabilan harga di pasar tradisional Paringin dapat memicu fluktuasi inflasi yang berdampak pada perekonomian lokal. Oleh karena itu, pengawasan dan pengendalian harga di pasar tradisional ini sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Balangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pasar Tradisional Paringin Terhadap Pengendalian Inflasi Olrh Dinas Perindustrian Dan Kabupaten Balangan dan besar pengaruh Pasar Tradisional Paringin Terhadap Pengendalian Inflasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data angket, observasi dan dokumentasi, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 36 Orang dengan teknik total sampling yang mengambil pegawai, konsumen pasar dan pedagang, metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan perangkat lunak SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengujian dengan menggunakan perangkat SPSS V. 22 ini dapat disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh antara pasar tradisional paringin terhadap pengendalian inflasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan. diketahu berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pengaruh langsung dari perhitungan uji t yaitu thitung sebesar 7,502 dibandingkan dengan ttabel (db=34) yaitu 1,691 dengan taraf signifikan 5%, ini berarti bahwa thitung > ttabel maka Ha diterima dan H0 ditolak, Ha atau Hipotesis Alternatif berbunyi “Ada pengaruh pasar tradisional paringin terhadap pengendalian inflasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan”. Besar pengaruh diketahui dari struktur model penelitian ini dapat diterima berdasarkan nilai R-Square diketahui Pasar Tradisional Paringin mempengaruhi Pengendalian Inflasi sebesar 0,624 atau 62,4% sisanya 37,6% merupakan faktor lain yang turut mempengaruhi pengendalian inflasi, termasuk didalamnya adalah error. Tentunya penulis sadar akan adanya kekurangan pada hasil penelitian ini, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan sampel yang lebih besar dari berbagai pasar tradisional di wilayah tersebut. Selain itu, penggunaan metode penelitian kualitatif dapat membantu memahami faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi efektivitas kebijakan pengendalian inflasi, sehingga memberikan gambaran yang lebih mendalam.





