IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN TERKAIT PERILAKU MEROKOK SAAT MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS DI KOTA AMUTAI)

Authors

  • Salapudin Salapudin Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Sri Agusmila Aneta Herlinda Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Selamat Riadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

Keywords:

Implementasi, lalu lintas, merokok, keselamatan

Abstract

Perilaku merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor masih sering dijumpai di masyarakat dan berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Meskipun Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur kewajiban pengemudi untuk berkendara dengan penuh konsentrasi, implementasi ketentuan tersebut terhadap perilaku merokok saat berkendara masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait perilaku merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor di Kota Amuntai serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan masih belum optimal. Aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi telah berjalan pada beberapa indikator, namun masih ditemukan kelemahan pada sosialisasi, jumlah personel, wewenang, serta konsistensi penegakan sanksi. Faktor pendukung implementasi meliputi konsistensi pemberian himbauan kepada masyarakat dan adanya dasar hukum yang mengatur kewajiban berkendara dengan penuh konsentrasi. Adapun faktor penghambat meliputi kurang optimalnya sosialisasi, keterbatasan fasilitas pengawasan, serta belum diterapkannya penindakan berupa tilang secara khusus terhadap pelanggaran merokok saat berkendara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan sosialisasi, penguatan sarana pendukung, dan penegakan aturan yang lebih konsisten diperlukan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Author Biography

  • Salapudin Salapudin, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai

    Perilaku merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor masih sering dijumpai di masyarakat dan berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Meskipun Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur kewajiban pengemudi untuk berkendara dengan penuh konsentrasi, implementasi ketentuan tersebut terhadap perilaku merokok saat berkendara masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 terkait perilaku merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor di Kota Amuntai serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan masih belum optimal. Aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi telah berjalan pada beberapa indikator, namun masih ditemukan kelemahan pada sosialisasi, jumlah personel, wewenang, serta konsistensi penegakan sanksi. Faktor pendukung implementasi meliputi konsistensi pemberian himbauan kepada masyarakat dan adanya dasar hukum yang mengatur kewajiban berkendara dengan penuh konsentrasi. Adapun faktor penghambat meliputi kurang optimalnya sosialisasi, keterbatasan fasilitas pengawasan, serta belum diterapkannya penindakan berupa tilang secara khusus terhadap pelanggaran merokok saat berkendara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan sosialisasi, penguatan sarana pendukung, dan penegakan aturan yang lebih konsisten diperlukan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN TERKAIT PERILAKU MEROKOK SAAT MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS DI KOTA AMUTAI). (2026). Jurnal Kebijakan Publik, 3(3), 780-789. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/PPJ/article/view/2127

Similar Articles

11-20 of 229

You may also start an advanced similarity search for this article.