IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI DESA LOKHAMAWANG KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Implementasi, Kebijakan, KurikulumAbstract
Implementasi kebijakan kurikulum merdeka menurut peraturan Kemendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 adalah pelaksanaan atau penerapan kebijakan pendidikan yang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan konteks lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Negeri Desa Lokhamawang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan, Faktor pendorong dan penghambat Implementasi Kurikulum Merdeka dan Upaya untuk mengatasi problematika Implementasi Kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggambil informan penelitian dengan teknik purposive sampling sebanyak 11 orang yang diwawancarai yaitu Kepala Sekolah dan Para Guru Sekolah Dasar Negeri Desa Lokhamawang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Negeri Desa Lokhamawang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan sudah cukup efektif. Pertama, dari indikator kejelasan komunikasi sudah jelas. Indikator Transmisi sudah jelas dan dari indikator konsistensi sudah jelas namun masih perlu ditingkatkan. Kedua dari indikator wewenang yang dimiliki oleh pelaksana sudah jelas berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, indikator staff sudah cukup memadai namun masih perlu ditingkatkan lagi dalam bidang teknologi. Indikator informasi sudah jelas dan dari indikator ketersediaan fasilitas belum memadai. Ketiga dari indikator pengangkatan petugas sudah sesuai dengan ijazah linear dan harus melalui tes P3K atau CPNS. Indikator insentif baik. Keempat dari indikator Standar operational procedure (SOP) sudah jelas dan sudah sesuai. Indikator fragmantasi belum memadai dan perlu ditingkatkan lagi agar tanggung jawab dapat dilaksanakan sesuai dengan tugas masing-masing.





