MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KECAMATAN LABUAN AMAS UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH (STUDI KASUS DI DESA RANTAU BUJUR DAN SUNGAI BULUH)

Authors

  • Nana Herlina Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Munawarah Munawarah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Ramona Handayani Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Manajemen, BUMDES

Abstract

Permasalahan yang ditemukan bahwa BUMDes Berkat Jaya Desa Rantau Bujur dan BUMDes Amanah Desa Sungai Buluh menghadapi masalah dalam promosi, komunikasi, dan pengelolaan fasilitas, yang menghambat keberhasilan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen badan usaha milik desa (BUMDES) di Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Studi kasus desa Rantau Bujur dan Sungai Buluh) dan Apa saja faktor -faktor yang menghambatnya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen badan usaha milik desa (BUMDES) di Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Studi kasus desa Rantau Bujur dan Sungai Buluh) dan faktor yang menghambatnya. Tipe deskriptif kualitatif dengan jumlah informan 14 orang, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan komunikasi selanjutnya dilakukan Analisis dan Uji kredibilitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kurang baik. Studi kasus pada Desa Rantau Bujur menunjukkan bahwa perencanaan kurang baik. Pengorganisasian SDM sudah sesuai kemampuan. Penggerakan menunjukkan motivasi yang baik serta komunikasi kurang baik. Pengawasan pelaksanaan diawasi baik. Faktor penghambat di Desa Rantau Bujur meliputi kurangnya partisipasi masyarakat, komunikasi, dan sarana prasarana dan pada Desa Sungai Buluh, perencanaan menunjukkan tujuan dan perumusan kegiatan sudah baik. Pengorganisasian SDM sudah sesuai kemampuan, tetapi alat kendaraan kurang memadai. Penggerakan menunjukkan motivasi dan kerjasama yang baik, tetapi rapat koordinasi jarang dilakukan. Pengawasan pelaksanaan diawasi baik, tetapi musyawarah untuk perbaikan jarang dilakukan. Faktor penghambat meliputi kurangnya sosialisasi, promosi, komunikasi, dan sarana prasarana. Disarankan kepada para Kepala Desa agar lebih meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengambilan keputusan melalui sosialisasi rutin dan transparan.

Downloads

Published

2024-11-13

How to Cite

MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI KECAMATAN LABUAN AMAS UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH (STUDI KASUS DI DESA RANTAU BUJUR DAN SUNGAI BULUH). (2024). Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 1(3), 589-598. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/view/824