PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PADA MIN 7 HULU SUNGAI UTARA KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
Peran Kepala Sekolah, MIN 7 Hulu Sungai UtaraAbstract
Masalah utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah terlalu liberal terhadap stafnya, yang menyebabkan kinerja guru buruk dan tidak terlalu memaksa di kelas. Kurangnya pengawasan guru selama jam pelajaran, kontak kepala sekolah-guru yang tidak memadai, dan keterlibatan kepala sekolah yang minim dalam usaha pendidikan yang inovatif. Dedikasi guru kurang dihargai. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemampuan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MIN 7 HSU, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengamatan, percakapan, dan penulisan digunakan untuk mengumpulkan data. Sepuluh orang dipilih secara acak sebagai bagian dari purposive sampling untuk data. Tiga jenis analisis digunakan: reduksi data, visualisasi data, dan pengambilan kesimpulan. Pengecekan keakuratan informasi dengan mengamatinya dalam waktu lama, lebih tekun, menggunakan tiga sumber informasi, bahan referensi, dan bukti anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di MIN 7N HSU Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki peran yang cukup baik dalam menjadikan guru lebih profesional. Hal ini dapat terlihat jika melihat subvariabel educator, manager, administrator, supervisor, leader, inventor, dan motivator. Ada dua faktor yang mempengaruhi peran kepala sekolah dalam menjadikan guru lebih profesional di MIN 7 HSU Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten HSU. Pertama, hal yang membantu disebut indikator pendidik. Kedua, hal yang menghambat disebut tanda pemimpin (leader) dan motivator. Kepala sekolah harus lebih memperhatikan guru, tanggap, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan hasil program yang telah dijalankan. Dengan demikian, diharapkan guru dapat lebih profesional dalam bekerja.





