EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KARUH KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN

Authors

  • Elva Erliana Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • M. Arsyad Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Arpandi Arpandi Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Efektivitas, Stunting, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Kabupaten Balangan

Abstract

Stunting menjadi ancaman cukup serius bagi anak-anak Indonesia. Penelitian ini didasari oleh permasalahan sebagai berikut: 1. Kurangnya pemahaman kader dalam pengisian buku kia, pengukuran dan penimbangan bayi karena posisi tubuh tidak sesuai. 2. Masih ada anak yang belum mau memakan PMT. 3. Belum optimalnya tingkat kehadiran orangtua balita yang membawa balitanya. 4. Belum ada ruang khusus posyandu.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data berdasarkan purpusive sampling berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Pencegahan Stunting di Desa Karuh Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan cukup efektif, dilihat dari indikator kemampuan melaksanakan program kerja cukup efektif karena program PMT sudah memberikan makanan yang sehat dan bergizi. Indikator mikanisme kegiatan cukup efektif dalam menjalankan program PMT. Indikator keberhasilan sasaran program cukup efektif karena kegiatan PMT sudah berjalan di desa Karuh. Indikator prosedur organisasi untuk mencapai sasaran cukup efektif karena pihak kader bekerjasama dengan puskesmas. Indikator pemenuhan kebutuhan program PMT cukup efektif dengan memberikan makanan yang sehat dan begizi. Indikator kualitas jasa atau pelayanan cukup efektif karena masyarakat sudah cukup puas terhadap pelayanan yang diberikan. Indikator standar operasional prosedur kurang efektif karena pihak kader masih ada yang tidal mengerti dalam penempatan posisi tubuh balita pada saat penimbangan. Indikator pencapaian target program kurang efektif karena masih banyak angka stunting. Indikator pencapaian tujuan kurang efektif belum berkurangnya angka stunting. Indikator tepat sasaran cukup efektif karena balita setiap bulan ditimbang dan diukur tinggi badannya. Faktor pendukungnya yaitu hubungan antara pihak puskesmas dan kader, tersedianya makanan PMT siap saji. Faktor penghambatnya minimnya pola asuh dan pola pikir yang baik serta kurangnya pemahaman kader dalam menggunakan alat timbang dan ukur. Kepada kepala desa karuh agar bisa mengusahakan PMT ini dilakukan tidak hanya sebulan sekali saja dan pihak kader agar lebih memahami lagi dalam melakukan penimbangan berat badan seperti posisi kaki balita apakah sudah sesuai dengan petunjuk yang diarahkan pihak puskesmas.

Downloads

Published

2024-11-13

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA KARUH KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN. (2024). Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 1(3), 506-516. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/view/816