PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERTANIAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
Pengaruh Motivasi, Kinerja PegawaiAbstract
Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai institusi yang berwenang dalam melaksanakan perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan evaluasi, pelaksanaan administrasi Dinas Pertanian serta pelaksanaan fungsi pain yang diberikan oleh Gubernur/Bupati dengan tugas dan fungsinya . Kelemahan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah tiap pegawai memiliki dan keinginan yang beragam sehingga sulit menerima dan memahami motivasi dari pimpinan, kurangnya dukungan dari sesama staf maupun atasan sehingga menurunnya motivasi dalam mencapai prestasi kerja serta masih terdapat adanya pegawai yamg terlambat datang dan pulang sebelum waktunya (kurang disiplin). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar Motivasi terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berfokus pada pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 124 orang yang menggunakan rumus slovin dengan sampel sebanyak 35 orang. Kemudian peneliti melakukan Uji Validitas dan Reliabilitas, digunakan dengan metode statistik aplikasi SPSS 20. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Liniear Sederhana, Uji t, Koefisien Determinasi.
Hasil dari penelitian terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesi menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji partial (t). Hasil perhitungan koefisien regresi menghasilkan nilai ,949 + ,757 X atau Y = 949X + 757, yang berarti setiap satu kenaikan dari kualitas maka berpengaruh sebesar 0,949 kepada motivasi , sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh varibel motivasi (X) terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Sedangkan dari hasil perhitungan uji partial (t) yaitu t hitung sebesar 6.737 dibandingkan dengan t tabel 1.690dengan taraf signifikan 5% ini berarti bahwa t hitung lebih besar pada t tabel H1 diterima dan H0 ditolak, H1 atau hipotesis alternatif berbunyi” ada pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara yang cukup kuat. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan dari apk SPSS versi 20, dari responden 35 orang dihasilkan nilai korelasi sebesar 0,761 sehingga dapat dihasilkan koefisien determinasi 56,6% yang dibulatkan menjadi 56% atau bisa disimpulkan bahwa pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat dikategorikan berpengaruh sebesar 56% dan 44% disebabkan pengaruh lain.





