KINERJA DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN ECOMEL SASIRANGAN BERBAHAN ALAMI DI DESA TELAGA SARI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
Kinerja, Pengembangan, IndustriAbstract
Kinerja Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Utara Dalam Pengembangan Industri Kerajinan ECOmel Sasirangan Berbahan Alami di Desa Telaga Sari Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara menarik untuk diteliti sebab dari hasil observasi terdapat kekurangan dalam hal pengawasan dan evaluasi menyebabkan hilangnya peluang potensi daerah. Belum adanya rumah produksi sehingga masih menggunakan rumah pribadi. Kurangnya pelatihan yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan pengrajin serta kurangnya inovasi karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan berjumlah 11 orang. Hasil penelitian secara keseluruhan cukup baik, dilihati dari: Pertama, variabel Pengorganisasian ada 4 indikator yaitu: Indikator Struktur Organisasi kurang baik. Indikator Kerjasama Industri cukup baik. Indikator Pelatihan kurang baik. Indikator Kebijakan Regulasi cukup baik. Kedua, variabel Interpretasi ada 2 indikator yaitu: Indikator Analisis SWOT cukup baik. Indikator Pencapaian Tujuan cukup baik. Ketiga, variabel Penerapan atau Aplikasi ada 4 indikator yaitu: Indikator Keterampilan Pegawai cukup baik. Indikator Umpan Balik dan Evaluasi kurang baik. Indikator Partisipasi dan Keterlibatan Stakeholder cukup baik. Indikator Promosi cukup baik. Faktor pendukung yakni: Dukungan Pemerintah, Ketersediaan Bahan Baku Alami, Kerjasama dan Strategi Pemasaran. Faktor Penghambat yakni: Pergantian Kepengurusan, Keterbatasan Sumber daya Manusia, Kurangnya Pelatihan, dan tidak adanya rumah produksi atau galeri.





