KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) PADA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Kinerja, Penyuluh Pertanian Lapangan(PPL), Kecamatan HalongAbstract
Fenomena masalah Penelitian ini karena Terkendala sarana dan prasarana fasilitas kantor yang masih menyewa, fasilitas IT,alat pengukur pH Tanah, unsur Hara. Pelatihan tidak memadai kurang nya pelatihan bimtek. Teknologi yang disediakan kepada petani belum terlaksana. Tidak adanya sarana Kendaraan Dinas untuk PPL. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif- kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan informan secara purposive sampling yang berjumlah 12 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah menjadi satuan yang dapat dikelola, mensistesiskannya, mencari mempelajari, memutuskan yang dapat diceritakan ke orang lain. Hasil penelitian menunjukan kinerja penyuluh pertanian lapangan (PPL) kurang baik. Faktor pendukung adanya partisipasi dan dukungan dari pihak terkait, adanya alur pelayanan pelaksanaan yang jelas dan terstruktur sesuai Standar Operasional Prosedur yang tertera dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian lapangan. Faktor penghambat adalah sarana dan prasarana fasilitas penunjang yang kurang memadai, pelatihan atau bimbingan teknis(bimtek) yang Kurang Memadai Bagi Honerer Baru PPL. Kepada Pemerintah Daerah Bupati Kabupaten Balangan agar menyediakan kendaraan dinas para PPL, Koordinator BPP Kecamatan Halong diharapkan memberikan motivasi arahan kepada PPL, mengawasi kelapangan.Kepada PPL diharapkan meningkatkan kinerjanya. Kepada masyarakat/petani agar mendukung pelaksanaan penyuluhan pertanian lapangan serta berperan aktif.





