PREFERENSI WORK-LIFE BALANCE SEBAGAI FAKTOR PENOLAKAN PROMOSI JABATAN PADA GENERASI Z DAN DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS KERJA

Authors

  • Agil Mutiara Nurjanah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author
  • Wahyuni Hidayati Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author
  • Saefullah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author
  • Ifa Khoiria Ningrum Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author

Keywords:

Work-life balance, Generasi Z, promosi jabatan, loyalitas kerja

Abstract

Perubahan orientasi kerja pada generasi Z menunjukkan kecenderungan yang semakin kuat terhadap pentingnya work-life balance, bahkan hingga memengaruhi keputusan karier seperti penolakan promosi jabatan. Fenomena ini menjadi penting dikaji karena berpotensi mengubah paradigma loyalitas kerja dalam organisasi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi work-life balance generasi Z, mengidentifikasi faktor penolakan promosi jabatan, serta mengkaji dampaknya terhadap loyalitas kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z cenderung menolak promosi jabatan karena kekhawatiran terhadap peningkatan beban kerja, tekanan, serta potensi terganggunya keseimbangan hidup. Namun demikian, penolakan tersebut tidak selalu mencerminkan rendahnya loyalitas, melainkan adanya pergeseran makna loyalitas yang lebih menekankan pada kesejahteraan dan kenyamanan kerja. Oleh karena itu, organisasi perlu menyesuaikan kebijakan sumber daya manusia yang lebih fleksibel agar tetap mampu mempertahankan loyalitas generasi Z.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

PREFERENSI WORK-LIFE BALANCE SEBAGAI FAKTOR PENOLAKAN PROMOSI JABATAN PADA GENERASI Z DAN DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS KERJA. (2026). Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 3(1), 362-371. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/view/1932