PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Disiplin Kerja, Fasilitas Kerja, Kinerja PegawaiAbstract
Keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, di mana performa pegawai dipengaruhi secara krusial oleh tingkat kedisiplinan dan kelengkapan sarana pendukung. Fenomena yang ditemukan di BPBD Kabupaten Balangan menunjukkan adanya hambatan efektivitas pelayanan akibat ketidakteraturan jam kerja, sistem arsip yang kurang rapi, serta keterbatasan perangkat operasional. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 32 pegawai ASN menggunakan metode total sampling, penelitian ini menggali sejauh mana pengaruh disiplin dan fasilitas kerja terhadap produktivitas instansi. Berdasarkan analisis regresi linear berganda, ditemukan bahwa disiplin kerja merupakan faktor yang paling dominan dan berpengaruh signifikan secara mandiri terhadap kinerja, sementara fasilitas kerja memberikan kontribusi positif namun tidak terlalu menonjol signifikansinya. Secara kolektif, kedua variabel ini mampu menjelaskan sekitar 55% variasi kinerja pegawai. Hal ini menegaskan bahwa penguatan kepatuhan terhadap aturan jauh lebih efektif dalam mendongkrak hasil kerja dibandingkan sekadar pemenuhan infrastruktur fisik. Oleh karena itu, pimpinan disarankan untuk memperketat pengawasan serta mengimplementasikan sistem penghargaan dan sanksi yang tegas guna membangun etika profesional. Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan standar pelayanan publik yang lebih efisien dan tepat waktu, sembari membuka peluang bagi riset mendatang untuk mengeksplorasi variabel lain seperti gaya kepemimpinan demi kemajuan organisasi secara menyeluruh.





