PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Pengaruh Budaya Kerja, Kinerja Pegawai, Kabupaten BalanganAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa kendala krusial, seperti laporan kinerja yang belum sepenuhnya sinkron dengan fakta di lapangan, adanya hambatan waktu dalam penyusunan laporan, serta keterbatasan pemahaman aparatur mengenai sistem pelaporan kinerja. Menggunakan pendekatan kuantitatif, studi ini difokuskan untuk membedah sejauh mana budaya kerja mampu memengaruhi performa Aparatur Sipil Negara. Peneliti melibatkan 50 orang sebagai populasi, yang kemudian seluruhnya diambil sebagai sampel melalui metode total sampling. Agar data yang dihasilkan akurat, serangkaian uji validitas dan reliabilitas dilakukan sebelum melangkah ke tahap analisis regresi linear sederhana.. Proses pengujian hipotesis dijalankan secara komprehensif melalui uji t, analisis koefisien determinasi, serta pemenuhan uji asumsi klasik yang mencakup aspek normalitas, heteroskedastisitas, dan linieritas. Hasil temuan lapangan menunjukkan bahwa budaya kerja memegang peranan signifikan terhadap produktivitas pegawai di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Balangan. Fakta ini dibuktikan secara statistik melalui nilai thitung 2,793 yang melampaui ambang batas ttabel sebesar 1,676. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,450 mengindikasikan bahwa kontribusi budaya kerja terhadap kinerja mencapai angka 45,0%. Sementara itu, porsi sisa sebesar 55,0% dipengaruhi oleh variabel eksternal lain di luar fokus kajian ini. Hal tersebut menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai organisasi demi kemajuan instansi.





