EFEKTIVITAS PROGRAM PERLINDUNGAN ANAK PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Pada Kecamatan Amuntai Tengah)

Authors

  • Hairun Nisa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Muhamad Arsyad Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Nurul Hasanah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

Keywords:

Program Perlindungan Anak

Abstract

Fenomena masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya kasus kekerasan pada anak, rendahnya keberanian dan keterbukaan masyarakat dalam melaporkan kasus, serta keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Perlindungan Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian pada Efektivitas Program Perlindungan Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak sudah efektif hal ini dapat dilihat dari 1 indikator yang belum efektif, dan 9 indikator sudah efektif berdasarkan dari 10 indikator. Indikator pertama pemahaman pelaksana dinilai baik karena pelaksana mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan. Kedua, pemahaman masyarakat masih kurang baik karena belum merata. Ketiga, ketepatan penerima manfaat tergolong cukup baik karena layanan telah menyasar anak hingga usia 18 tahun termasuk anak yang memerlukan perlindungan khusus. Keempat, kesesuaian program dinilai baik karena layanan disesuaikan dengan kebutuhan sasaran. Kelima, ketepatan waktu dinilai baik karena respons petugas cepat. Keenam, ketepatan penyelesaian kegiatan dinilai baik karena penanganan dilakukan sesuai mekanisme. Ketujuh, tercapainya tujuan program dinilai baik karena sebagian besar target tercapai. Kedelapan, dampak program dinilai baik karena meningkatkan kesadaran dan keberanian melapor. Kesembilan, berkurangnya kasus kekerasan dinilai baik karena meningkatnya kesadaran masyarakat. Indikator terakhir, perubahan perilaku masyarakat dinilai cukup baik karena meningkatnya pengetahuan, kepedulian, dan keberanian melapor. Faktor penghambat program perlindungan anak ini adalah kendala transportasi ke wilayah terpencil, belum lengkapnya berkas administrasi dari pelapor, serta keterbatasan sumber daya manusia, sedangkan faktor pendukungnya adalah dukungan pemerintah daerah, respon cepat petugas dalam penanganan laporan, ketersediaan anggaran, serta kerja sama lintas sektor dengan berbagai pihak. Untuk meningkatkan Efektivitas Program Perlindungan Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak maka disarankan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, meningkatkan kapasitas dan jumlah sumber daya manusia dalam pelaksanaan program, masyarakat meningkatkan pemahaman dan berperan aktif dalam pencegahan kekerasan terhadap anak serta melengkapi berkas administrasi saat melakukan pelaporan.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM PERLINDUNGAN ANAK PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Pada Kecamatan Amuntai Tengah). (2026). Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 3(1), 65-78. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/view/1831