KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DI DESA JUMBA KECAMATAN AMUNTAI SELATAN
Keywords:
Kepemimpinan, Kepala Desa, Kabupaten Hulu Sungai UtaraAbstract
Permasalahan adalah Kurangnya peran Kepala Desa dalam melaksanakan program pembangunan, Minimnya kapasitas dan kompetensi kepala desa dan Lemahnya pengawasan dan akuntabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini. Pertama, indikator mengembangkan rencana kurang baik. Indikator tepat sasaran belum baik. Kedua, indikator komunikasi sudah baik. Ketiga, indikator pemecahan masalah kurang baik. Indikator pengetahuan kepala desa kurang baik. Keempat, indikator pemangku kepentiangan belum baik. Indikator lingkungan kerja sudah baik. Indikator manajemen belum baik. Kelima, indikator memutuskan gagasan kurang baik. Indikator tindakan yang cepat kepala desa kurang baik. Faktor penghambat adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi, ketidak sesuaian antara program yang dijalankan, kurangnya penanganan yang dilakukan kepala desa dan kebijakan tidak berbasis data atau kebutuhan masyarakat. Sedangkan faktor pendukung adalah adanya penyampaian instruksi atau gagasan dan kepala desa membangun suasana kerja. Disarankan Kepala Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan agar melakukan lebih aktif menjalin komunikasi dua arah dengan masyarakat dan perangkat desa, Informasi tentang kegiatan desa, penggunaan dana desa, serta program kerja sebaiknya diumumkan secara terbuka melalui musyawarah desa, papan informasi, atau media sosial. Aparat Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan agar Laksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing, Rutin mengadakan rapat koordinasi internal dengan kepala desa untuk menyampaikan progres, kendala, dan saran. Masyarakat Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan agar Hadiri musyawarah desa (Musdes) forum warga, atau sosialisasi program desa.





