PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DI DESA PUGAAN KECAMATAN PUGAAN KABUPATEN TABALONG
Keywords:
Partisipasi, Masyarakat, Pembangunan, DesaAbstract
Partisipasi masyarakat dapat diartikan sebagai keikutsertaan, keterlibatan dan kebersamaan anggota masyarakat dalam suatu kegiatan tertentu, baik langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori partisipasi masyarakat menurut Yadav dalam Aprilia Theresesia et al. (2015) yang terdiri atas empat dimensi: Partispasi Dalam Pengambilan Keputusan, Partispasi Dalam Pelaksanaan Kegiatan, Partispasi Dalam Pemantauan dan Evaluasi, serta Partispasi Dalam Pemanfaatan Hasil. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aparat desa dan masyarakat sebagai teknik pengumpulan data. Pengambilan informan dilakukan dengan cara snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Latar belakang permasalahan penelitian ini adalah Pertama, dalam rangka perencanaan/pengambilan keputusan, fenomena yang terlihat adalah dalam pelaksanaan Musrenbang, masyarakat sering kali hanya hadir secara formal tanpa terlibat aktif dalam pengambilan keputusan. Sehingga mereka tidak mengajukan usulan, tidak memberikan masukan dan juga tidak mengidentifikasi kebutuhan dalam perencanaan. Kedua, setelah rencana pembangunan disusun, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaannya masih rendah. Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaannya menjadi sangat penting untuk menciptakan rasa memiliki, baik dalam bentuk tenaga maupun dalam bentuk materi. Ketiga, partisipasi masyarakat dalam tahap evaluasi dan pemantauan masih sangat terbatas. Banyak warga yang tidak tahu indikator keberhasilan program atau tidak dilibatkan dalam forum evaluasi. Ada juga masyarakat yang merasa bahwa evaluasi dan pemantauan itu urusan pemerintah desa saja, sehingga tidak mau berpartisipasi. Ada juga yang berpartisipasi dalam evaluasi dan pemantauan, tetapi tidak berani untuk menyelesaikan kritik ataupun saran kepada pemerintah desa. Keempat, setelah suatu proyek pembangunan selesai di dibuat atau di bangun, pastinya bangunan itu harus di gunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat lokal maupun non lokal, bukan hanya dalam memakai, tetapi juga menjaga, merawat, dan memelihara hasil pembangunan tersebut agar pembangunan dapat digunakan setiap saat dan berlangsung lama.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi Masyarakat dalam pembangunan di desa Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong dinilai kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari indikator yang dinilai kurang baik yaitu penyampaian pendapat, memberikan bantuan materi, menilai, menjaga, memelihara dan merawat.. Adapun indikator yang dinilai cukup baik yaitu kritik dan saran. Adapun indikator yang dinilai baik yaitu kehadiran, memberikan bantuan tenaga, dan memakai/menggunakan. Kemudian ada faktor-faktor yang mempengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan di Desa Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong terbagi dua, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukungnya yaitu transparansi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan ingin mendapatkan hadiah atau penghargaan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya pemahaman dan kesadaran, kesibukan, dan kurang mendapatkan informasi.





