KINERJA DINAS PERTANAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BALANGAN DALAM PENGELOLAAN TPA BATU MERAH KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Kinerja, Pengelolaan Sampah, Kabupaten BalanganAbstract
Permasalahan yang ada adalah Kurangnya komunikasi dari petugas lapangan, Kurang optimalnya pengawasan yang dilakukan dan Kurangnya petugas dalam penanganan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini. Pertama, efesiensi kurang optimal keterbatasannya fasilitas. Kedua, efektivitas kurang optimal kurangnya komunikasi. Ketiga, penyelesaian pekerjaan sudah optimal petugas melakukan tugas pokok dan fungsinya. Keempat, kesesuaian SOP belum optimal sampah tidak semua tertimbun. Kelima, pelaksanaan tugas sudah optimal petugas melakukan pencatatan. Keenam, cepat tanggap kurang optimal kurangnya petugas. Ketujuh, terpenuhi kurang optimal kurangnya komunikasi. Kedelapan, tanggung jawab sudah optimal adanya petugas. Kesembilan, kerjasama kurang optimalnya pengawasan yang dilakukan. Kesepuluh, konsisten sudah optimal petugas melakukan pekerjaan. Faktor penghambat adalah keterbatasan fasilitas, kurangnya komunikasi petugas lapangan, kurangnya petugas dan sampah tidak semuanya tertimbun. sedangkan faktor pendukung adalah petugas melakukan sesuai dengan tugasnya dan petugas melakukan sesuai dengan SOP. Disarankan Kepada Kepala Dinas agar menambahkan petugas atau pegawai pada lingkungan hidup sehingga dalam pelaksanaan pengelolaan sampah dalam koordinasinya lebih terarah dan dalam pengawasan pengelolaan sampah menjadi efektif. Kepada Kepala UPTD TPA Batu Merah Kecamatan Paringin juga menambahkan petugas dalam penanganan pengelolaann sampah, menambahkan anggaran dan Masyarakat buat menerapkan pegolahan sampah langsung pada tempat tinggal menggunakan sistem 3R sebagai akibatnya mengurangi produksi sampah yg dibawa ke TPS 3R dan Menerapkan pemilahan sampah.





