PENGELOLAAN WISATA PASAR BUDAYA RACAH MAMPULANG DI DESA BALIDA KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Pengelolaan, Wisata, Racah MampulangAbstract
Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang terletak di tengah sawah dan menawarkan pemandangan indah serta spot foto unik. Namun, terdapat beberapa masalah seperti pengelolaan tiket yang perlu dievaluasi dan kurangnya pemeliharaan lanjutan terhadap fasilitas unik, semakin berkurangnya sumber daya manusia yang aktif terlibat dalam pengelolaan wisata, lambatnya arahan dari pengelola wisata kepada masyarakat atau para pedagang, dan minimnya pembinaan dari dinas terkait tentang pengelolaan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan informan sebanyak 12 orang melalui purposive sampling. Metode pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji kredibilitasnya menggunakan beberapa teknik. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan wisata ini cukup baik dalam beberapa indikator. Visi dan misi sudah jelas, perumusan kegiatan berjalan cukup baik, dan inovasi telah dilakukan. Namun, pembagian tugas perlu perbaikan, motivasi masyarakat kurang merata, dan koordinasi antar pihak juga masih perlu dibangun. Pengawasan sudah baik, tetapi bimbingan bagi masyarakat dan pedagang harus ditingkatkan. Faktor penghambat antara lain fasilitas yang mudah rusak, perlunya evaluasi pengelolaan tiket, sumber daya manusia, kurangnya penyampaian informasi, dan minimnya pembinaan, sedangkan faktor pendukung mencakup lingkungan, sumber daya, dan lengkapnya informasi tentang tempat wisata. Disarankan agar instansi terkait melakukan pembinaan teratur, pemerintah desa menjalin komunikasi lebih baik, dan pengelola wisata lebih disiplin. Masyarakat dan pedagang juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam acara yang diadakan.





