PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA UPT PUSKESMAS AWAYAN KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
Pengaruh Budaya, Kinerja PegawaiAbstract
Kualitas pelayanan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pengguna jasa. Namun masih terdapat pegawai Puskesmas yang malas bekerja sehingga terlihat lebih banyak istirahat dibandingkan kebanyakan bekerja, hal ini berbeda penilaian dari pimpinannya. Masih terdapat tenaga kesehatan yang mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan kantor dalam menjalankan tugasnya. Pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas pegawai di Upt Puskesmas Awayan Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Setelah data terkumpul, dilakukan berbagai pengujian dengan menggunakan software IBM SPSS Statistics 25 untuk mengetahui apakah budaya organisasi mempunyai peran dan dampak terhadap produktivitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif sebesar 99% terhadap produktivitas karyawan di Puskesmas Awayan. Y = 0,345 + 0,999X (Pengolahan budaya) dengan uji regresi. Artinya apabila budaya manajemen (X) meningkat sebesar 1 poin maka akan mempengaruhi produktivitas kerja sebesar 0 poin. 999. Uji korelasi budaya organisasi (X) sebesar 0,992; Artinya jika budaya organisasi ditingkatkan maka akan berdampak pada produktivitas pegawai. Berdasarkan uji hipotesis (uji t) diperoleh nilai t hitung variabel organisasi sebesar 55,307 dan t tabel sebesar 1,291 maka t hitung 55,307 t tabel lebih besar dari 1,291 maka (H0) ditolak dan (Ha) diterima, Artinya terdapat pengaruh antara budaya manajemen dalam menghasilkan pegawai produktif di Puskesmas Awayan





