EFEKTIVITAS PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) PADA DINAS KOPERASI USAHA KECIL/MIKRO PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BALANGAN
Keywords:
UKM, Kabupaten BalanganAbstract
Permasalahan adalah tidak tepatnya penerima sasaran UMKM, kurangnya pelatihan dan pendampingan dan pemasaran yang relatif sulit di harapkan pada struktur pasar serta kurangnya peranan dalam pembinaan UKM pada Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan secara Snowball sampling berjumlah 11 orang. Hasil dari penelitian Efektivitas Program Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pada Dinas Koperasi Usaha Kecil/Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan belum efektif hal ini dapat dilihat dari indikator: Pertama, tahapan sudah efektif. Kedua, sasaran belum efektif. Ketiga, target belum efektif. Keempat, komunikasi sudah efektif. Kelima, sosialisasi belum efektif. Keenam, penyesuaian diri dari lingkungan belum efektif. Ketujuh, proses belum efektif. Kedelapan, tenaga kerja kurang efektif. Faktor penghambat adalah kurangnya sosialisasi, pemasaran yang relatif sulit, kurangnya sumber daya manusia pelaku, kurangnya pelatihan kepada pelaku UKM dan jumlah pelaksana yang minim. Sedangkan faktor pendukung adalah pengembangan yang dilakukan pelaksana dan adanya pertumbuhan UKM. Untuk meningkatkan disarankan Dinas Koperasi Usaha Kecil/Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan pembinaan UKM lebih ditingkatkan dan di arahkan agar kesejahteraan masyarakat meningkat dan terbina dengan baik serta mampu menyerap dan mengurangi jumlah angka pengangguran.





