KINERJA TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN PANDAWAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH ( STUDY KASUS DESA MASIRAAN DAN DESA BULUAN )
Keywords:
Kinerja, Penurunan StuntingAbstract
Stunting merupakan suatu bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan pada balita akibat dari ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung mulai dari kehamilan sampai pada usia 24 bulan. BKKBN membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap kecamatan untuk membantu pencegahan stunting di satuan wilayah tingkat desa Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja, faktor yang mempengaruhi kinerja dan upaya yang dapat meningkatkan kinerja tim pendamping keluarga dalam percepatan penurunan stunting pada Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif tipe diskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 10 orang. Data terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitasi perpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, bahan referensi, dan memberchek. Hasil penelitian kinerja tim pendamping keluarga dalam percepatan penurunan stunting Kecamatan Pandawan Kabupaten HST studi kasus Desa Masiraan dan Desa Buluan cukup sesuai. Faktor penghambat, Faktor penghambat Kinerja tim pendamping keluarga dalam percepatan penurunan stunting di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Study Kasus Desa Masiraan dan Desa Buluan) yaitu kurangnya pengetahuan TPK dalam mengoperasikan aplikasi, pendampingan TPK kepada anak stunting belum dilakukan secara maksimal. Saran mengadakan pelatihan kembali untuk para kader dan melakukan sosialisasi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dimulai dari calon pengantin guna mengetahui resiko stunting melalui aplikasi elsimil.





