PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PROGRAM PEMBIBITAN BENIH PADI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA HAMPARAYA KABUPATEN BALANGAN

Authors

  • Sulistia Wati Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Siti Raudah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Jumaidi Jumaidi Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Pemberdayaan, Petani, Program Pembibitan Benih

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pemberdayaan Petani Melalui Program Pembibitan Benih Padi Pada UPTD BBTPH Hamparaya   Kabupaten Balangan dan faktor yang mempengaruhinya. Tipe penelitan adalah deskripti kualitatif. Pemberdayaan Petani Melalui Program Pembibitan Benih Padi Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Tanaman Pangan Dan Hortikultura Hamparaya  Kabupaten Balangan cukup optimal hal tersebut dapat diihat pada aspek : Sub variabel. Enabling terdiri dari indikator mendorong cukup baik, indikator motivasi cukup baik, namun indikator meningkatkan kesadaran belum baik. Empowering terdiri dari indikator indikator peningkatan produktivitas cukup baik dan indikator  peningkatan akses cukup baik karena  jasa dengan mudah. Protecting terdiri dari indikator indikator sistem perlindungan cukup baik dan pangsa pasar cukup baik karena petani yang mayoritas berpendidikan rendah sukar untuk menerima inovasi di sektor pertanian dalam hal berinovasi untuk meningkatan penjualan Faktor pendukung : Adanya bantuan alat-alat pertanian, kedua adalah  Adanya Pembinaan dari penyuluh Pertanian. Faktor penghambat meliputi: kurangnya pengetahuan para petani dalam menangkar dan masih kurangnya kelengkapan dalam memberikan sarana prasarana.  Serta keterbatasan anggaran

Downloads

Published

2024-10-25

How to Cite

PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PROGRAM PEMBIBITAN BENIH PADI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA HAMPARAYA KABUPATEN BALANGAN. (2024). Jurnal Pelayanan Publik, 1(3), 649-659. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/591