EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA SUNGAI HAJI KECAMATAN SUNGAI TABUKAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Zahratul Jannah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Sri Agusmila Aneta Herlinda Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Herry Febriadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

Keywords:

Efektivitas, Program, Pemberian Makanan Tambahan

Abstract

Pemerintah menetapkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya penanganan stunting, namun pada pelaksanaannya belum konsisten, sosialisasi gizi belum spesifik, dan pemahaman kader terhadap pencatatan KIA masih terbatas. Hal ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program PMT serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program pemberian makanan tambahan (PMT) dalam upaya penurunan stunting di desa sungai haji kecamatan sungai tabukan kabupaten hulu sungai utara masih kurang efektif. Pada aspek pemahaman program, pelatihan keterampilan dan sosialisasi masih kurang efektif. Aspek tepat sasaran telah berjalan efektif. Pada aspek tepat waktu, sistem penyaluran program berjalan efektif, namun waktu pelaksanaan program masih kurang efektif. Aspek tercapainya tujuan menunjukkan bahwa kesesuaian pelaksana cukup efektif, dan pencapaian tujuan kegiatan masih kurang efektif. Pada aspek perubahan nyata, perubahan perilaku masyarakat dan dampak program masih kurang efektif. Faktor penghambat meliputi keterbatasan pelatihan, sosialisasi, ketidakpastian waktu pelaksanaan, serta peran keluarga, sedangkan pada faktor pendorong meliputi ketersediaan data gizi, ketepatan sasaran, dan kerja sama antar pelaksana.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA SUNGAI HAJI KECAMATAN SUNGAI TABUKAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2026). Jurnal Pelayanan Publik, 3(1), 22-33. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/1790