PERAN PUSKESMAS KALIBARU DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN BATU BENAWA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH

Authors

  • Asdoni Asdoni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Jumaidi Jumaidi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Moh. Fajar Noorrahman Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

Keywords:

stunting, Puskesmas, pemberian makanan tambahan

Abstract

Penanganan stunting di Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah menghadapi berbagai kendala, seperti pelatihan kader yang belum rutin, partisipasi masyarakat rendah, pemberian makanan tambahan (PMT) belum optimal, serta rendahnya tingkat pendidikan dan pemahaman orang tua. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran Puskesmas Kalibaru dalam menangani stunting serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari delapan informan secara snowball. Analisis data dilakukan melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji kredibilitas melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, referensi, dan membercheck. Hasil menunjukkan bahwa secara fasilitatif sarana posyandu memadai tetapi pembinaan kader perlu ditingkatkan; edukasi gizi belum rutin; Puskesmas aktif dalam forum rembuk stunting dan menjalankan advokasi; pemeriksaan pertumbuhan dan PMT telah dilakukan namun belum maksimal. Temuan ini menekankan pentingnya kontinuitas pembinaan kader dan pelaksanaan program gizi secara konsisten untuk efektivitas penanganan stunting.

Downloads

Published

2026-01-23

How to Cite

PERAN PUSKESMAS KALIBARU DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN BATU BENAWA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH. (2026). Jurnal Pelayanan Publik, 2(4), 1293-1302. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/1541