KUALITAS PELAYANAN REHABILITASI PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Amanda Dewy Wahyuni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Arif Budiman Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Agus Surya Dharma Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

Keywords:

Kualitas Pelayanan, Rehabilitasi BNN

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan Narkotika sendiri merupakan barang yang tidak lagi dikatakan barang haram yang susah untuk didapat, melainkan barang yang amat mudah didapat karena kebutuhan sesaat sebagai efek candu dan kenikmatan tubuh penggunanya pecandu narkotika akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan barang haram ini karena memang narkotika adalah suatu zat yang memiliki efek candu yang kuat bagi penggunanya dan efek ketergantungan yang luar biasa. Permasalahan  yang ada ialah Kurangnya jumlah psikolog yang tersedia untuk menangani masalah narkoba, Kurangnya sarana prasarana yaitu seperti kekurangan stok obat-obatan, alat-alat yang memadai di klinik dan Sarana prasarana masih ada kurang seperti ketersediaan ruang rehabilitasi atau klinik yang memadai. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas pelayanan dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi kualitas pelayanan rehabilitasi pada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kualitas pelayanan rehabilitasi pada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara dinyatakan baik. Pertama, dalam hal reliability (kehandalan), indikator menunjukkan bahwa pelayanan yang akurat dan tepat waktu sudah terwujud. Kedua, aspek tangible (bukti langsung) menunjukkan penampilan petugas yang rapi dan profesional mencerminkan komitmen lembaga. Ketiga, dalam hal responsiveness (daya tanggap), pelayanan yang diberikan kepada pasien berjalan dengan baik. Keempat, terkait assurance (jaminan), keamanan data pasien terjaga dengan baik, dan staf menunjukkan sikap sopan serta profesional dalam melayani pasien. Kelima, dalam aspek empathy (empati), staf rehabilitasi menunjukkan kemampuan yang baik dalam memahami keinginan dan kebutuhan pasien. Faktor pendukung kualitas pelayanan meliputi pelayanan yang akurat, penampilan petugas yang profesional, serta keamanan dan sopan santun dalam interaksi dengan pasien. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana yang masih perlu ditingkatkan, serta sumber daya manusia yang masih kurang untuk jumlahnya. Disarankan Kepada petugas rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Kabupaten Hulu Sungai Utara, hendaknya terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan workshop yang relevan. Dengan demikian, mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan pasien, Kepada masyarakat, hendaknya mengisi survei atau umpan balik mengenai pelayanan rehabilitasi yang mereka terima.

Downloads

Published

2026-01-23

How to Cite

KUALITAS PELAYANAN REHABILITASI PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2026). Jurnal Pelayanan Publik, 2(4), 1139-1150. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/1486