ANALISIS PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) PADA DESA BUNGIN KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG
Keywords:
Analisis, Program, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT)Abstract
Analisis Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong ditemukan beberapa fenomena, di antaranya ketidaktepatan sasaran penerima bantuan, administrasi berbelit-belit, dan kurangnya pengawasan. Berdasarkan pernyataan beberapa fenomena tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini, yaitu untuk mengetahui Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong, serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan kondensasi data, display data, dan verifikasi data. Data yang telah didapat diuji kredibilitas data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, tringulasi, diskusi teman sejawat, analisis kasus negatif dan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Bungin, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong menunjukkan kinerja yang cukup baik berdasarkan beberapa indikator. Kejelasan tujuan program, kesepakatan para pemangku kepentingan, ketersediaan data, metode pengumpulan data, dan kepatuhan terhadap rencana program dikategorikan baik. Evaluasi efektivitas, efisiensi, serta pengambilan keputusan juga menunjukkan hasil yang positif. Faktor pendorong keberhasilan program meliputi tujuan yang jelas, koordinasi yang baik, keterlibatan stakeholder, serta pelaksanaan yang tepat waktu dan berdampak positif bagi masyarakat. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya data relevan, belum seluruh kendala teratasi, serta hasil pencapaian yang belum sepenuhnya maksimal. Hal ini menjadi catatan penting untuk perbaikan di masa mendatang. Pemerintah Desa Bungin disarankan agar meningkatkan perencanaan program dengan memastikan data yang akurat, membentuk tim pendataan, dan melakukan evaluasi rutin. Masyarakat juga juga disarankan agar aktif memberikan data yang jujur serta berpartisipasi dalam musyawarah dan kegiatan desa. Meski hasil program belum maksimal, perbaikan terus-menerus dan kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan program secara optimal dan berkelanjutan.





