EFEKTIVITAS PROGRAM PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN BANJANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Desa Patarikan dan Desa Karias Dalam)
Keywords:
Efektivitas, Stunting, Kabupaten Hulu Sungai UtaraAbstract
Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan salah satu Kabupaten dengan kasus stunting yang tinggi pada Provinsi Kalimantan Selatan, yang mana permsalahannya adalah masih banyaknya kejadian stunting pada Desa Patarikan dan Karias Dalam, Pengetahuan masyarakat pada Desa Patarikan dan Desa Karias Dalam yang beranggapan bahwa stunting bukanlah masalah krusial dan kurangnya minat masyarakat Desa Patarikan dan Desa Karias Dalam untuk datang ke Puskesmas atau Posyandu terdekat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sumber data diambil melalui penarikan secara purposive sampling berjumlah 14 orang. Hasil dari penelitian Pertama, tahapan sudah baik. Sasaran sudah baik. Target belum baik. Kedua, sosialisasi belum baik. komunikasi yang dijalankan sudah baik. Kerjasama belum baik. Tenaga kerja sudah baik. Ketiga, penyesuaian masyarakat belum baik. Penerimaan program belum baik. Faktor penghambat adalah kurangnya koordinasi instansi terkait, kurangnya ketercapaian target yang dilakukan dan anggapan masyarakat. Sedangkan faktor pendukung adalah kegiatan yang dilaksanakan setiap bulannya, adanya posyandu anak dan balita, adanya penanganan dalam penurunan stunting dan adanya petugas pelaksanaan penururnan stunting. Disarankan kepada Kader KPM Perlu ditingkatkan lagi sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat di Desa Karias Dalam dan Desa Patarikan bahkan juga untuk masyarakat terkait pentingnya pencegahan stunting, harus adanya kesadaran diri sendiri dengan pola perilaku yang baik dalam memberi asupan gizi kepada anak





