KUALITAS PELAYANAN KARTU ANTAR KERJA (AK-1) DI DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Nida Amalia Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Ni Made Musiyani Anjasmari Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Jumaidi Jumaidi Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Kualitas, Pelayanan, Kartu AK-1

Abstract

Kualitas Pelayanan Kartu Antar Kerja (AK-1) Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Utara belum sepenuhnya optimal. Pencari kerja masih sering mengalami kesulitan dalam mengakses aplikasi SIAPkerja karena masalah teknis, minimnya sosialisasi dan informasi menyebabkan banyak pencari kerja belum memahami cara penggunaan aplikasi sehingga menimbulkan kebingungan dan kelengkapan berkas yang kurang, ketepatan waktu pelayanan belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Berdasarkan hal di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Kartu Antar Kerja (AK-1) Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif- kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data informan berjumlah 12 orang dengan teknik purposive sampling. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan Kartu Antar Kerja (AK-1) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Utara tergolong cukup baik dilihat dari 15 indikator diketahui kemampuan sarana kurang baik, prasarana fisik sudah baik, ketepatan waktu kurang baik, pelayanan yang sama untuk semua pelanggan tanpa kesalahan cukup baik, sikap yang simpatik sudah baik, akurasi yang tinggi cukup baik, pelayanan yang cepat kurang baik, penyampaian informasi yang jelas kurang baik, komunikasi (communication) cukup baik, kredibilitas (credibility) cukup baik, keamanan (security) sudah baik, kompetensi (competence) sudah baik, sopan santun (courtesy) sudah baik, perhatian cukup baik,  memahami keinginan masyarakat cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi, meliputi faktor penghambat yaitu server overload atau down dan keterbatasan anggaran, faktor pendukung meliputi prasarana fisik yang memadai untuk menunjang pelayanan dan kompetensi petugas pelayanan yang memadai. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kartu Antar Kerja (AK-1), maka disarankan kepada petugas Kementerian Ketenagakerjaan melakukan evaluasi menyeluruh penggunaan aplikasi SIAPkerja untuk mengidentifikasi kendala yang ada dan menemukan solusi yang tepat agar perbaikan dapat segera dilakukan. Kepada Kepala Dinas diharapkan mengarahkan pegawai di bidang Tenaga Kerja agar lebih aktif sosialisasi secara terintegrasi mengenai aplikasi SIAPkerja termasuk tata cara penggunaannya, dan persyaratan yang harus dipenuhi. Selain itu, perlu disediakan panduan yang jelas di kantor agar pencari kerja dapat lebih memahami prosedur. Kepada pencari kerja diharapkan lebih aktif dalam mencari informasi, seperti persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerima layanan.

Downloads

Published

2025-10-28

How to Cite

KUALITAS PELAYANAN KARTU ANTAR KERJA (AK-1) DI DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2025). Jurnal Pelayanan Publik, 2(3), 824-837. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/1386