KINERJA DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Muhammad Rusadi Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Muhammad Arsyad Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Saidah Hasbiyah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Kinerja, Dinas Sosial, Penanganan, ODGJ

Abstract

Fenomena masalah pada Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara antara lain, masih tingginya angka ODGJ di Kabupaten Hulu Sungai Utara, kurangnya pegawai Dinas Sosial khususnya dalam penanganan ODGJ, serta masih belum adanya fasilitas khusus seperti tempat penitipan sementara dan kurangnya anggaran bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Sosial dalam penanganan ODGJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling dari 12 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Sosial dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup baik. Kinerja yang baik dilihat dari aspek tanggung jawab. Aspek yang cukup baik yaitu kemampuan organisasi dalam mengenali kebutuhan masyarakat, pengembangan program dan kesesuaian layanan yang sesuai peraturan. Dan aspek yang belum baik dilihat dari efektivitas, efesiensi, kepuasan masyarakat, kesesuaian layanan dengan kebutuhan masyarakat. Saran Penulis kepada pemerintah daerah agar meningkatkan alokasi anggaran, kepada Kepala Dinas Sosial agar melakukan rekrutmen pegawai dan juga melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat terkait pelaporan keberadaan ODGJ yang meresahkan, kepada pihak keluarga ODGJ agar bekerja sama dengan Dinas Sosial.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

KINERJA DINAS SOSIAL DALAM PENANGANAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2024). Jurnal Pelayanan Publik, 1(1), 25-31. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/121