EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Shalehah Shalehah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Siti Raudah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author
  • Gusti Muhammad Hidayatullah Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai Author

Keywords:

Efektivitas, Program, Pemberdayaan, Perempuan

Abstract

Program Pemberdayaan Perempuan adalah upaya yang bertujuan untuk meningkatkan peran, kualitas hidup, dan status perempuan dalam masyarakat. Namun, dalam implementasinya, program ini masih menghadapi berbagai tantangan yang menghambat efektivitasnya. Hal ini terlihat dari minimnya pemahaman masyarakat mengenai pemberdayaan perempuan, belum optimalnya program seperti Pengarusutamaan Gender (PUG), serta kurangnya evaluasi dan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Pemberdayaan Perempuan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari 12 informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Validitas data diuji melalui metode seperti perpanjangan pengamatan, peningkatan ketelitian, triangulasi, penggunaan referensi, dan member-check. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa Program Pemberdayaan Perempuan masih belum mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan. Adapun beberapa indikator yang menunjukkan efektivitas program meliputi kemampuan operasional dalam melaksanakan program, mekanisme kegiatan, ketepatan sasaran, prosedur dalam menentukan sasaran. Indikator yang dinilai cukup efektif seperti pencapaian target program. Namun, ada aspek yang belum optimal, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan untuk pemberdayaan perempuan, kepuasan masyarakat, penilaian efektivitas organisasi, dan efektivitas organisasi secara menyeluruh. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program terbagi menjadi dua, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung meliputi adanya mekanisme kerja yang baik dan sasaran program yang jelas. Sementara itu, faktor penghambat mencakup kekurangan sumber daya manusia yang memadai, dan terbatasnya sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan program. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa aspek program telah berjalan dengan baik, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas keseluruhan. Oleh karena itu, disarankan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Hulu Sungai Utara kerja yang sesuai dengan kebutuhan, serta alokasi anggaran yang memadai untuk memastikan program dapat berjalan secara maksimal. Selain itu, penting bagi kepala bidang terkait untuk terus meningkatkan koordinasi antarinstansi, memberikan pelatihan kepada staf, serta memperkuat mekanisme pengawasan dan evaluasi program. Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan Program Pemberdayaan Perempuan dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan di masyarakat.

Downloads

Published

2025-03-10

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2025). Jurnal Pelayanan Publik, 2(1), 349-358. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JPP/article/view/1101