EFEKTIVITAS PENERBITAN SURAT IZIN TRAYEK ANGKUTAN DARAT PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
Efektivitas, Surat Izin Trayek, Dinas PerhubunganAbstract
Permasalahan yang ditemukan bahwa masalah waktu penyelesaian yang lama, kurangnya transparansi dalam prosedur pengajuan, dan lemahnya pengawasan serta penegakan hukum terhadap pelanggaran izin, yang mengakibatkan kebingungan, ketidakpastian, hingga potensi pelanggaran dan ketidakadilan dalam sektor transportasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data secara purposive sampling berjumlah 14 orang. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, menggunakan bahan referensi, dan membercheck.
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerbitan surat izin trayek angkutan darat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara berdasarkan beberapa dimensi utama. Pertama, sub variabel keberhasilan program menunjukkan efektivitas pada tujuan dan perencanaan strategis penerbitan izin untuk memberikan legalitas dan keselamatan, meskipun pengawasan masih kurang optimal. Kedua, sub variabel keberhasilan sasaran menunjukkan ketidakefektifan dalam ketepatan sasaran akibat dokumen tidak lengkap, pengawasan lemah, serta minimnya sosialisasi kepada pengusaha angkutan dan masyarakat, juga pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang memakan waktu lama. Ketiga, sub variabel kepuasan terhadap program mencerminkan pelaksanaan program yang kurang efektif karena keterbatasan petugas, ketidaktransparanan, dan pengawasan yang kurang optimal. Keempat, pada tingkat input dan output, efektivitas rendah disebabkan keterbatasan pegawai, sistem verifikasi yang belum maksimal, dan kurangnya efisiensi proses. Kelima, sub variabel pencapaian tujuan menyeluruh memperlihatkan strategi pencapaian yang kurang efektif akibat minimnya sosialisasi, keterbatasan petugas, dan pengawasan yang lemah. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas terdiri dari hambatan seperti kurangnya kesadaran masyarakat, pengawasan yang tidak optimal, dan birokrasi yang lama, serta pendorong berupa kemampuan dan keramahan pegawai dalam memberikan pelayanan.
Untuk meningkatkan Kualitas pelayanan surat izin trayek angkutan darat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Utara, maka di sarankan kepala Dinas Perhubungan untuk meningkatkan sarana dan efisiensi birokrasi, kepada Kepala Bidang Lalu Lintas untuk memperluas sosialisasi berbasis web, kepada pegawai untuk mengoptimalkan pengawasan dan pelayanan, serta kepada masyarakat untuk mempersiapkan dokumen lengkap dan memanfaatkan layanan digital.





