IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN (Studi Kasus: Desa Murung Sari dan Desa Mamar)
Keywords:
Implementasi, Program, Bantuan Langung TunaiAbstract
Tujuan program bantuan langsung tunai (BLT dana desa adalah untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dana ini juga digunakan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan penanganan penyakit kronis, serta untuk mengurangi indikator resiko kemiskinan di desa. Terdapat beberapa permasalahan dalam program bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa yang sudah berjalan cukup lama, antara lain sebagai berikut: Tidak maksimalnya dalam hal pemerataan sasaran yang berhak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) ini dapat disebabkan oleh salah satu faktor, yaitu perbedaan kriteria penerima BLT antar desa dapat menyebabkan ketimpangan dalam penyaluran bantuan; kurangnya pemahaman masyarakat, banyak warga desa yang kurang memahami mekanisme dan tujuan dari program BLT, hal ini juga berhubungan dengan adanya ketertinggalan komunikasi antar implementor dengan masyarakat; Keterlambatan penyaluran dana BLT dana desa kepada warga, yang disebabkan oleh lambatnya proses pelaporan data dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari aparat desa. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif. Serta metode dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Sepuluh informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk menyediakan data. Kondesasi data dan menampilkan data, serta membuat kesimpulan dan memverifikasinya, merupakan bagian dari analisis data. Triangulasi, memeriksa atau menganalisis contoh-contoh negatif, menggunakan bahan referensi, melakukan member check, meningkatkan ketekunan, dan memperpanjang pengamatan adalah bagian dari uji kredibilitas.





