KUALITAS PELAYANAN PADA LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE) BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
Kualitas Pelayanan, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)Abstract
Kualitas pelayanan dianggap sebagai sebuah peranan besar, penilaian dalam kualitas pelayanan pun menjadi sangat penting untuk sebuah pencapaian. Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih ditemukan beberapa permasalahan seperti belum terpenuhinya 5 standar pendukung dari 17 standar operasional LPSE, keterbatasan sarana dan prasarana, jumlah petugas yang tidak memadai dibandingkan dengan banyaknya pengguna, dan beberapa kendala teknis yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan Kualitas Pelayanan Pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Kantor Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan juga dokumentasi, teknik penarikan informan menggunakan teknik purposive simpling dengan jumlah total 13 informan. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kurtural. Uji kredibilitas yang digunakan melalui perpanjangan waktu penelitian, meningkatkan ketekunan, tringulasi teknik, tringulasi waktu, analisis kasus negatif, menggunakan bahan refrensi, dan melakukan membercheck. Hasil penelitian dalam Kualitas Pelayanan Pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat dinilai cukup baik, hal ini dapat disimpulkan berdasarkan, bagian sub variabel realibility (kehandalan) indikator kehandalan dan juga kemudahan sudah baik. Sub variabel assurance (jaminan) untuk indikator kesesuaian dan keamanan dapat dikatakan belum baik sepenuhnya. Sub variabel empathy (empati) indikator keramahan dan kepedulian sudah baik. Sub variabel responsiviness (ketanggapan) indikator yang sudah baik yaitu ketepatan, indikator yang belum baik sepenuhnya yaitu kecepatan. Sub variabel tangible (berwujud) indikator yang belum baik yaitu kelengkapan fasilitas, sementara indikator aplikasi dan web sudah baik. Adapun faktor pendorong Kualitas Pelayanan Pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah kemudahan dalam pelayanan, petugas ramah, petugas tanggap, sedangkan faktor penghambatnya adalah fasilitas pendukung kurang lengkap, kurangnya jumlah SDM, kendala teknis pada aplikasi dan web, serta kesesuaian dalam standar operasional LPSE. Disarankan, sebaiknya adanya penambahan jumlah pegawai, melengkapi sarana prasarana yang kurang, hendaknya petugas mengatur waktu dalam menerima permintaan agar terstruktur sehingga tidak terjadi penumpukan, dan hendaknya pengguna layanan mengajukan permintaan pada jam kerja agar tidak luput dari perhatian petugas, dan hendaknya datang langsung agar tujuannya jelas.





