IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS TERINTEGRASI (SRIKANDI) DI KABUPATEN TABALONG
Keywords:
Implementasi, SRIKANDI, TabalongAbstract
Aplikasi SRIKANDI merupakan sistem penatausahaan arsip digital komprehensif yang dapat diakses oleh seluruh instansi pemerintah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Kabupaten Tabalong serta untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penentuan informan secara purposive berjumlah 17 orang. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Implementasi SRIKANDI sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari variabel komunikasi: indikator transmisi sudah baik. Kejelasan sudah baik. Konsistensi sudah baik. Variabel sumber daya: indikator SDM kurang baik, fasilitas sudah baik. Variabel disposisi: indikator pengangkatan birokrasi sudah baik, insentif kurang baik, informasi dan kewenangan sudah baik. Variabel struktur birokrasi: indikator SOP sudah baik, Fragmentasi cukup baik. Faktor penghambat Implementasi SRIKANDI di Kabupaten Tabalong adalah, SDM, intensif, fasilitas dan fragmentasi. Untuk meningkatkan implementasi SRIKANDI disarankan Sumber daya manusia di area kantor Kecamatan dan Kelurahan bisa ditambah. Insentif untuk admin SRIKANDI bisa diajukan. Dan lakukan koordinasi rutin untuk menangani masalah Perangkat Daerah yang intensitas penggunaan SRIKANDI nya masih rendah. Bisa di berikan pelatihan tambahan agar kesulitan yang dihadapi dapat terpecahkan. Fasilitas berupa penanganan yang cepat jika terjadi error system agar tidak menjadi kendala dalam implementasi.





