PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI MADRASAH TSANAWIYAH SHALATIYAH BITIN KECAMATAN DANAU PANGGANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA TAHUN ANGGARAN 2024
Keywords:
Pengelolaan, Dana BOSAbstract
Pengelolaan dana BOS adalah proses perencanaan, penggunaan, pencatatan, dan pelaporan dana. Fenomena masalah yang terjadi yaitu pengeluaran dana BOS yang tidak sesuai dengan perencanaan anggaran, kurangnya keahlian pengelola dana BOS dan pembuatan laporan pertanggungjawaban dana BOS tidak tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengelolaan dana BOS di Madrasah Tsanawiyah Shalatiyah Bitin dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Data yang telah terkumpul, dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji kredibilitas data yang digunakan berupa perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana bos cukup optimal. Hal tersebut ditinjau dari: Pertama, rencana kegiatan cukup optimal. Kedua, rencana anggaran cukup optimal. Ketiga, rencana pengeluaran cukup optimal. Keempat, pelaksanaan pengelolaan anggaran cukup optimal. Kelima, pengeluaran dana kurang optimal. Keenam, keahlian kurang optimal. Ketujuh, pengawasan cukup optimal. Kedelapan, pertanggungjawaban cukup optimal. Faktor pendukung pengelolaan yaitu perencanaan yang terstruktur dengan jelas dan adanya tindaklanjut sebagai bentuk pertanggungjawaban. Faktor penghambat pengelolaan yaitu jadwal penyaluran dana BOS yang tidak menentu dan adanya keperluan mendadak dalam pelaksanaan proses kegiatan pendidikan. Demi meningkatkan pengelolaan pada Tsanawiyah Shalatiyah Bitin, disarankan kepada kepala madrasah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaporan keuangan, diadakannya pelatihan, penambahan tenaga administasi dan kepada tim pengelola dana BOS agar meningkatkan efisiensi kerja.





