A ANALISIS LOCATION QUOTIENT (LQ) KECAMATAN DAN PROYEKSI TINGKAT PRODUKSI IKAN TANGKAP DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

Authors

  • Ramona Handayani Program Studi Administrasi Bisnis STIA Amuntai Author

DOI:

https://doi.org/10.36658/ijan.1.1.1

Keywords:

LQ, Proyeksi, Tingkat Produksi Ikan Tangkap

Abstract

Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah daratan yang banyak daerah rawanya dan potensi rawa tersebut banyak menyimpan kekayaan air tawar.Data produksi perikanan tangkap mengalami peningkatan maupun penurunan tidak drastis atau monoton saja berbeda halnya dengan perikanan budidaya yang dipengaruhi oleh pasang surut air.Berdasarkan hal di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kisaran nilai LQ tingkat produksi ikan tangkap,proyeksi tingkat produksi ikan tangkap untuk lima tahun yang akan datang, kontribusi tingkat produksi ikan tangkap yang LQ nya lebih dari satu terhadap proyeksi tingkat produksi ikan tangkap di Kabupaten Hulu Sungai Utara selama lima tahun mendatang.Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif.Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Kecamatan yang menghasilkan LQ tertinggi adalah kecamatan Danau Panggang dan Kecamatan Amuntai Selatan setelah dilakukan perhitungan.Data proyeksi produksi perikanan tangkap lima tahun terakhir yang dihitung menghasilkan pendugaan untuk populasi perikanan tangkap lima tahun kedepannya yakni proyeksi populasi untuk tahun 2018 adalah 19535,88 ton dengan pertumbuhan 1,59 % dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2017, proyeksi tahun 2019 adalah 21941,36 ton dengan pertumbuhan 1,12 % dari tahun sebelumnya, proyeksi tahun 2020 adalah 24346, 84 ton dengan pertumbuhan 1,11% ,proyeksi tahun 2021 adalah 26752,32 ton dengan pertumbuhan 1,10 %, proyeksi tahun 2022 adalah 29157,8 ton dengan pertumbuhan 1,09 %. Proyeksi tingkat pertumbuhan rata-rata populasi perikanan tangkap di Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam 5 tahun mendatang sebesar 1,20 %. Dimana proyeksi tingkat pertumbuhan tertinggi dicapai pada tahun 2018 yakni dari tahun sebelumnya dengan produksi 12210,2 ton menjadi 19535,88 ton dengan pertumbuhan sebesar 1,59 % sedangkan pertumbuhan terendah dalam pendugaan dicapai pada tahun 2021 yaitu dari populasi tahun sebelumnya sebesar 26752,32 ton menjadi 29157,8dengan persentase 1,09 %.

References

Anonim.2011. TRIBLE-F: Teori Basis Ekonomi.Http://trible-f.blogspot.com/2012/03/teori-basis-ekonomi.html.Diakses tanggal 12 Juli 2018

Anonim.2017. Potensi Pembuatan Olahan Ikan di Wilayah HSU – Kanal Kalimantan

http://www.kanalkalimantan.com/potensi-pembuatan-olahan-ikan-di-wilayah-hsu/. Diakses tanggal 04 Agustus 2018

Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. 2013. Laporan Tahunan Statistik Perikanan 2013. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. 2014. Laporan Tahunan Statistik Perikanan 2014.Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. 2015. Laporan Tahunan Statistik Perikanan 2015. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. 2016. Laporan Tahunan Statistik Perikanan 2016. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dinas Perikanan dan Peternakan HSU. 2017. Laporan Tahunan Statistik Perikanan 2017.Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Junius Akbar.2017.Potensi dan Tantangan Budi Daya Ikan Rawa (Ikan Hitaman dan Ikan Putihan) di Kalimantan Selatan. Banjarmasin.E-mail :unlampress@unlam.ac.id.Diakses tanggal 04 Agustus 2018

Nazir.M, 2005, Metode Penelitian.Ghalia Indonesia. Bogor.

Pangerang, Ir. MP. Analisis Location Quotient (LQ) dalam penentuan komoditi unggulan kecamatan di Kabupaten Maros. Http://agronomipertanianblogspot.com>karya tulis.Diakses tanggal 10 Juli 2018

Published

2019-07-31

How to Cite

A ANALISIS LOCATION QUOTIENT (LQ) KECAMATAN DAN PROYEKSI TINGKAT PRODUKSI IKAN TANGKAP DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA. (2019). Inovatif Jurnal Administrasi Niaga, 1(1), 1-16. https://doi.org/10.36658/ijan.1.1.1