KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN PERSEROAN DAERAH PT. AIR MINUM SANGGAM BALANGAN

Authors

  • Ardiansyah Ardiansyah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Akhmad Berkatillah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Jumadi Jumadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

DOI:

https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2243

Keywords:

Kinerja Karyawan, Perusahaan Daerah, Air Minum

Abstract

Kinerja karyawan dapat dinilai dari indikator kinerja yang berfungsi sebagai ukuran dalam keberhasilan kerja individu. Melalui pengukuran kinerja karyawan, organisasi bisa memahami seberapa tinggi tingkat kinerja karyawan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Penanganan keluhan pelanggan yang lambat, Disiplin karyawan masih rendah, dan Masih kurangnya jumlah karyawan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami Bagaimana Kinerja Karyawan Perusahaan Perseroan Daerah PT. Air Minum Sanggam Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan tenik analisis data meliputi reduksi data, penarikan kesimpulan, sampai uji kredibilitas data. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kinerja pegawai di Perusahaan Perseroan Daerah PT. Air Minum Sanggam Balangan cukup baik, hal ini dilihat dari indikator: pertama, indikator keterampilan karyawan sudah baik, karyawan PDAM sudah baik dalam menyampaikan informasi. Kedua, indikator kemampuan karyawan cukup baik, namun kalau banyak laporan masuk, penanganannya tidak bisa langsung dilakukan. Ketiga, indikator persepsi karyawan cukup baik, tapi perlu ditingkatkan lagi. Keempat, indikator jumlah unit masih kurang baik, jumlah petugas terbatas. Kelima, indikator siklus aktivitas cukup baik, tapi ada pekerjaan menumpuk membuat pekerjaan tidak bisa diselesaikan. Keenam, indikator menyelesaikan pekerjaan tepat waktu belum baik, banyaknya laporan membuat penanganannya lambat. Ketujuh, indikator memaksimalkan waktu dengan aktivitas lain cukup baik, kalau muncul permasalahan secara tiba-tiba, karyawan tidak bisa langsung mengerjakannya. Kedelapan, indikator menaikkan hasil sudah baik. Kesembilan, indikator memaksimalkan sumber daya cukup baik, tapi perlu ditambah lagi kendaraan operasional. Kesepuluh, indikator melaksanakan fungsi kerja sudah baik. Kesebelas, indikator karyawan bertanggungjawab sudah baik. Faktor pendukung pelatihan dan pengembangan diri, Tanggung Jawab Karyawan. Dan faktor penghambat kurangnya jumlah karyawan, dan belum terselesaikannya pekerjaan dengan tepat waktu. Guna meningkatkan kinerja karyawan, disarankan Kepada Direktur Umum agar menambah sumber daya manusia khususnya pada bagian teknis

References

Abdullah, M. (2018) Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Anonim (2015) “Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum.”

Ilmi, B. (2018) “Kinerja Pegawai Kontrak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan,” Kinerja Pegawai Kontrak pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan.

Sagita, S.D. (2024) “Kinerja Penyuluh Pertanian pada Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.”

Sugiyono (2018) Manajemen Sumber Daya Manusia Tentang Penilaian Kerja. Bandung.

Sugiyono (2022) Metode Penelitian Kuantitatif untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Bandung.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN PERSEROAN DAERAH PT. AIR MINUM SANGGAM BALANGAN. (2026). Al Iidara Balad, 8(1), 437-446. https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2243