EFEKTIVITAS KINERJA PENERA DI PASAR INDUK AMUNTAI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2241Keywords:
Efektivitas Kinerja, Penera, Tera dan Tera Ulang, UTTP, Pasar Induk AmuntaiAbstract
Pasar Induk Amuntai merupakan pusat perdagangan, sehingga penggunaan alat ukur takar timbang dan perlengkapannya lainnya sangat dominan dalam setiap transaksi jual beli. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai permasalahan yaitu terbatasnya jumlah pegawai, jadwal penera yang cukup padat dan kurangnya kesadaran pedagang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kinerja penera di Pasar Induk Amuntai Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan beberapa faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu 11 orang. Analisis data dilakukan dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji Kredibilitas data yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, tringulasi, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck. Hasil dari penelitian menunjukkan Efektivitas Kinerja Penera di Pasar Induk Amuntai secara umum cukup efektif, hal ini terlihat dari Pertama, sub variabel target keseluruhan pada indikator pemenuhan jumlah barang cukup efektif, namun belum maksimal, karena masih terdapat alat ukur yang belum melakukan tera ulang. Pada indikator pekerjaan yang dihasilkan masih kurang efektif karena kurangnya jumlah petugas penera dalam melakukan tera ulang. Kedua, sub variabel kualitas pada indikator tingkat ketelitian cukup efektif meskipun masih perlu didukung dengan sumber daya manusia agar kualitas pelayanan dapat lebih optimal. Pada indikator kerapian cukup efektif dalam nendukung efektivitas pelayanan tera ulang. Pada indikator kesesuaian hasil kerja kurang efektif namun belum optimal karena masih terdapat alat ukur pedagang yang belum melakukan tera ulang. Ketiga, sub variabel waktu penyelesaian pada indikator kemampuan menyelesaikan dan menyerahkan pekerjaan tepat waktu itu kurang efektif karena kurangnya jumlah penera. Pada indikator membangun kepercayaan pedagang cukup efektif melalui pelayanan yang ramah, teliti, transparan dan melakukan sesuai prusedur. Keempat, sub variable taat asas pada indikator kepatuhan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan prusedur itu cukup efektif karena pegawai mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan aturan, prusedur, dan standar kerja yang telah ditetapkan instansi. Faktor yang mempengaruhi terbagi dua faktor yaitu faktor penghambat kurangnya waktu pelayanan dan beban kerja yang cukup tinggi, sedangkan faktor pendukung adanya jadwal pelayanan tera ulang yang teratur dan terencana, dan dukungan instansi terkait pelaksanaan kegiatan tera dan tera ulang. Untuk meningkatkan Efektivitas Kinerja Penera di Pasar Induk Amuntai perlunya penambahan pegawai pada petugas penera, kepada petugas penera diharapkan terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan, ketelitian, kerapian dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas, serta dihapkan kepada pedagang agar memiliki kesadaran untuk melakukan tera ulang timbangan secara berkala.
References
Anonim, 1981, Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 Tentang Metrologi Legal.
Anonim, 1999, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
Anonim, 2018. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 115 Tahun 2018 tentang Unit Metrologi.
Anonim, 2024. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2024 tentang Kegiatan Tera dan Tera Ulang.
Admosoeprapto. 2016. Produktivitas Kerja. Jakarta: Gramedia
Emron Edison, Yohny Anwar dan Imas Komariyah. 2021. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Indonesia: Alfabeta.
Ferawati, et al. 2020. Manajemen Sumber Daya Manusia. Indramayu.
Handoko. 2016. Manajemen. Yogyakarta: BPFE
Hasibuan, Malayu S.P. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Mardiasmo. 2017. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi
Mulyadi. 2020. Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
Rivai, Veithzal dan Basri. 2018. Performance Appraisal. Jakarta: Rajawali Pers.
Robbins, Stephen P. dan Coulter, Mary. 2016. Management. Jakarta: Erlangga.
Saputra, Rizal Dedi. 2017. Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan
Sedarmayanti. 2021. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.
Sedarmayanti. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.
Shalaila. 2019. Kinerja Pegawai pada Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan. Skripsi. Amuntai: STIA Amuntai.
Sungai Pinang Kota Samarinda. Skripsi. Samarinda: Universitas Mulawarman.
Sutrisno, Edy. 2018. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (4th ed.). Alfabeta..
Pasalong, Harbani. 2018. Teori Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.










