‘PENGARUH KINERJA PEGAWAI PADA BIDANG PELAYANAN KANTOR CAMAT JUAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI KANTOR CAMAT JUAI KABUPATEN BALANGAN
DOI:
https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2239Keywords:
Kinerja Pegawai, Kualitas Pelayanan, Kecamatan JuaiAbstract
Penelitian ini mengangkat judul tentang pengaruh kinerja pegawai kantor camat Juai terhadap kualitas pelayanan di Kantor Camat Juai di Kabupaten Balangan, peneliti menemukan beberapa permasalahn yang telah ditemukan peneliti saat observasi awal yaitu: Pertama, Kinerja pegawai yang kurang cepat sehinga membuat pelayanan di kantor desa tidak berjalan cepat. Kedua, pegawai masih datang terlambat atau tidak berada di tempat saat jam pelayanan berlangsung. Jam pelayanan secara umum dimulai pada pukul 08.00 pagi tetapi pegawai ada yang masuk jam 09:00 – 09:30 WITA. Namun, masih ditemukan pegawai yang belum hadir atau belum siap memberikan pelayanan pada waktu tersebut Ketiga, masyarakat tidak puas dengan pelayanan yang diberikan sehingga masih menimbulkan kesan negatif di masyarakat, seperti lambannya proses pelayanan. Adapun jenis terkait penelitian yaitu kuantitatif berupa tipe kuantitatif asosiatif merupakan hasil penelitian yang dijabarka melalui angka-angka, sedangkan teknik pengumpulan data peniltian ini yaitu (1) Kuesioner (angket) yang disebarkan kepada responden, (2) Dokumentasi dan (3) Observasi. Sedangkan Uji validitas Selanjutnya Teknik analisis data meliputi: (1) Uji Asumsi Dasar yaitu ujian serangkaian yang meliputi data atau model regresi sebelum dijadikan referensi, (2) Uji Linearitas ujian yang memiliki tujuan engetahu apakah variable X dan variable Y mempunyai linear atau yangtidak secara signifikan, L(3) Uji Normalitas upaya mencari tahu antara variable X dan Y saling berhubungan atau tidak, punya hubungan, (4) Uji Regresi Linear Sederhana upaya untuk menguji apakah ada atau tidaknya diantara dua variable tersebut mempunyai pengaruh yaitu variable depeden dan variable indepeden,0(5) Uji Korelasi menguji signifikasi dua variable mengetahui kuat lemahnya hubungan dan mengetahu besarnya retribusi, (6) Uji Hipotesis yaitu ujian untuk mengetahuij pengaruh masing-masing variabel, (7) Uji Heteroskedastisitas memiliki tujuan untuk mengetahui ketidaksamaan varians dan residural pada model regresi variable,L(8) Uji Koefisien Determinasi yaitu bertujuan untuk mengukur kontribusi dan variasi dalam variable depeden atau indepeden,pBerdasarkan hasil penelitian. Hal ini ditunjukkan dengan data penelitian yang layak digunakan dalam proses analisis statistik. Berdasarkan hasil uji hipotesis (uji t), diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,030 < 0,05 dan nilai thitungt sebesar Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t yang dihitung sebesar 73,3% lebih tinggi dari nilai t yang dihitung sebesar 26,7. Temuan ini menegaskan diterimanya hipotesis penelitian, yang menyatakan bahwa kinerja karyawan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan di PNS Juai, Kabupaten Balangan. Dengan kata lain, peningkatan kinerja karyawan dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya akan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Selanjutnya, koefisien korelasi (R) sebesar 0,678 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kinerja karyawan dan kualitas pelayanan. Korelasi yang tinggi ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan sangat berkaitan dengan tingkat kinerja karyawan, sehingga semakin optimal kinerja yang ditunjukkan, semakin baik pelayanan masyarakat yang dihasilkan.Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R²), ditemukan bahwa 73% variasi kualitas pelayanan dapat dijelaskan oleh kinerja karyawan. Sisanya 27% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa kinerja karyawan merupakan faktor dominan dalam menentukan kualitas pelayanan di Kantor Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, meskipun masih ada variabel lain yang juga berpengaruh.. Saran dari hasil peneitian yaitu (1) Pimpinan Kantor Camat Juai diharapkan meningkatkan kinerja pegawai melalui pembinaan dan pelatihan. (2) Pegawai diharapkan meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (3) Peneliti dimasa akan datang disarankan memperluas objek penelitian dan menambahkan variabel yang relevan.
References
Amrudin, et. al. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitati. Penerbit Pradina Pustaka.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (edisi ke 1). Badan Penerbit Universitas Diponegoro. https://www.scribd.com/document/785893656/Ghozali-2021
Harbani, P. (2017). Teori Administrasi Publik. CV. Alfabeta.
Mukarom, Z. & Laksana, M, W. (2018). Manajemen Pelayanan publik (Pustaka Se).
Robbins, S, P,. & Judge , T, A. (2019). Organizational Behavior. Pearson.
Sugiyono. (2017). Metode Penelian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.










