EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN BANGKUANG KECAMATAN KARAU KUALA KABUPATEN BARITO SELATAN

Authors

  • Arafik Arafik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Akhmad Berkatillah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Nasripani Nasripani Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

DOI:

https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2217

Keywords:

Efektivitas, Program, Posyandu Lansia

Abstract

Program Posyandu Lansia merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia secara terpadu. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala, seperti rendahnya pemahaman lansia mengenai tujuan utama program, belum optimalnya edukasi akibat ketidakdisiplinan waktu, serta jadwal kegiatan yang sering berubah mendadak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Posyandu Lansia di Kelurahan Bangkuang Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, penggunaan bahan referensi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Posyandu Lansia di Kelurahan Bangkuang secara umum berada pada kategori cukup efektif. Hal ini ditunjukkan oleh indikator tepat sasaran dan perubahan nyata yang dinilai efektif, pencapaian tujuan yang tergolong cukup efektif, serta pemahaman program dan tepat waktu yang masih tidak efektif. Faktor pendukung efektivitas program meliputi ketepatan pemberian program kepada kelompok sasaran, kesesuaian kualifikasi penerima manfaat, kemampuan program mencapai tujuan kesehatan, pencapaian hasil yang sesuai target pelayanan, adanya perubahan positif pada kondisi fisik dan perilaku lansia, serta pemberian dampak nyata bagi kesejahteraan lansia. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap tujuan program, keterbatasan penyampaian informasi, ketidaksesuaian pelaksanaan program dengan jadwal yang ditentukan, serta terjadinya keterlambatan dalam pelayanan. Untuk meningkatkan efektivitas Program Posyandu Lansia, sosialisasi mengenai tujuan, manfaat, dan pentingnya Posyandu Lansia perlu ditingkatkan agar pemahaman masyarakat, khususnya lanjut usia, semakin baik. Selain itu, konsistensi jadwal pelaksanaan kegiatan serta koordinasi antara petugas kesehatan dan kader Posyandu Lansia perlu ditingkatkan agar penyampaian informasi mengenai jadwal maupun perubahan jadwal dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sehingga pelaksanaan Program Posyandu Lansia dapat berjalan lebih optimal.

References

Astari. (2018). Evaluasi Kebijakan Publik. CV. Alfabeta.

Milles, & Hubberman. (1992). Ananlisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia Press.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif (Bandung, Ed.). CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. . CV. Alfabeta.

WHO (World Health Organization). (2022). Ageing and Health. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA DI KELURAHAN BANGKUANG KECAMATAN KARAU KUALA KABUPATEN BARITO SELATAN. (2026). Al Iidara Balad, 8(1), 147-158. https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2217