PARTISIPASI MASYARAKAT PADA KEGIATAN POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) BALITA DAN LANSIA DI DESA PANDAMAAN KECAMATAN DANAU PANGGANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.8.1.2214Keywords:
Partisipasi Masyarakat, Posyandu Balita dan Lansia, Pelayanan Kesehatan Berbasis MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat pada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita dan Lansia di Desa Pandamaan, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan layanan imunisasi, penolakan vaksin DPT-HB-HIB, masih terdapat balita yang kurang gizi dan stunting, rendahnya kehadiran peserta Posyandu Lansia terutama laki-laki, serta belum optimalnya pemeriksaan kesehatan lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap 14 informan yang dipilih secara purposive, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta uji kredibilitas data. Partisipasi masyarakat dianalisis berdasarkan teori Slamet yang meliputi tiga variabel: kesempatan, kemampuan, dan kemauan untuk berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita dan Lansia secara umum tergolong cukup baik. Faktor pendukung meliputi keterbukaan informasi dan adanya doorprize, sedangkan faktor penghambat meliputi minimnya sosialisasi terkait imunisasi, rendahnya literasi masyarakat mengenai kesehatan, keterbatasan alokasi anggaran desa, jadwal kegiatan yang tidak sesuai dengan waktu kerja masyarakat, serta keterbatasan kapasitas tempat pelaksanaan posyandu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi terkait imunisasi secara lebih intensif oleh Tenaga Kesehatan, peningkatan kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) oleh Kader, penyediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai oleh Pemerintah Desa melalui perluasan tempat pelaksanaan kegiatan dan penambahan jumlah kursi, serta pengalokasian anggaran pemeriksaan kesehatan lansia agar pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara rutin.
References
Adhyanti, Aolia, N. R., Nasrul, Ansar, & Kusumawati, D. E. (2023). Gambaran faktor yang mempengaruhi partisipasi ibu balita ke pos pelayanan terpadu (Posyandu). Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi, 4(1), 1–7.
Agustia, R., & Eriyanti, F. (2023). Pengaruh persepsi terhadap partisipasi lansia pada program Posyandu Lansia di Nagari Matua Hilia. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 4(2), 186–199.
Al Azizah, W., & Agustina, I. F. (2017). Partisipasi masyarakat dalam Posyandu di Kecamatan Sidoarjo. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 5(2), 229–244.
Chandra, B. R., & Humaedi, S. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi orang tua anak dengan stunting dalam pelayanan Posyandu di tengah pandemi Covid-19. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 444.
Dewi Manurung, M., & Ghanesia Istiani, H. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi ibu membawa balita ke Posyandu RW 038 Bojong Rawalumbu. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 1(1), 36–46.
Firdaus, M. R. (2021). Partisipasi masyarakat melalui program Gerakan Membangun Masyarakat Sehat pada pelayanan kesehatan di Posyandu (Gerbangmas Siaga) di Kabupaten Lumajang (Studi Kasus pada Gerbangmas Bougenville RW 20 Kelurahan Citrodiwangsan, Kabupaten Lumajang) [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Negeri Surabaya.
Harahap, D. M., Batubara, Z., & Rosmega. (2024). Hubungan pengetahuan ibu dan peran kader terhadap partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu Balita di Desa Lubuk Dendang Kecamatan Perbaungan Sergai tahun 2022. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(2), 134–142.
Hardiyansyah. (2018). Kualitas pelayanan publik (Edisi Revisi). Gava Media.
Hutagalung, S. S. (2022). Partisipasi dan pemberdayaan sektor publik. CV. Literasi Nusantara Abadi.
Lisnawati. (2024). Partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di Desa Karias Dalam Kecamatan Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara [Skripsi tidak diterbitkan]. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai.
Mulyadi, M. (2019). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan masyarakat desa. Nadi Pustaka.
Rahmadani Putri, S., Casiavera, Stefanie, M., & Harahap, R. H. (2022). Partisipasi lansia dalam kegiatan Posyandu Anggrek di Kelurahan Lubuk Semut Kabupaten Karimun. Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak, 1(2), 19–31.
Sari, N., Latip, Suryani, L., & Wahyuni, L. (2024). Partisipasi masyarakat lansia dalam program Posyandu ILP Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota. Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan, 3(2), 112–118.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. CV Alfabeta.
Theresia, A., Andini, K. S., Nasdian, F. T., & Rahmiati. (2022). Pembangunan berbasis masyarakat. Alfabeta










