EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PANGGUNG KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH

Authors

  • Faizah Faizah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Ramona Handayani Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author
  • Fakhri Fakhri Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai Author

DOI:

https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.5.3.2205

Keywords:

Efektivitas Program, Pemberian Makanan Tambahan, Stunting, Posyandu, Gizi Balita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam pencegahan stunting di Desa Panggung Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya balita yang mengalami stunting meskipun Program PMT telah dilaksanakan secara rutin. Selain itu, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, seperti sosialisasi yang belum optimal, variasi menu makanan tambahan yang kurang beragam, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah 15 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Panggung tergolong kurang efektif. Indikator pemahaman program dan ketepatan waktu pelaksanaan telah berjalan cukup baik. Ketepatan penerima manfaat juga cukup efektif karena PMT diberikan kepada sasaran berdasarkan pendataan. Namun, sosialisasi program belum optimal, kesesuaian makanan tambahan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat masih kurang, pencapaian tujuan belum maksimal, dan perubahan nyata belum sepenuhnya terlihat karena masih ditemukan balita yang mengalami stunting. Faktor pendukung meliputi kerja sama dan koordinasi antara pemerintah desa, puskesmas, bidan desa, ahli gizi, kader KPM, dan kader posyandu serta pelaksanaan PMT secara rutin melalui kegiatan posyandu. Faktor penghambat meliputi sosialisasi yang masih terbatas, rendahnya partisipasi sebagian masyarakat, pembaruan data sasaran yang belum optimal, variasi makanan tambahan yang kurang beragam, serta masih adanya balita yang tidak menghabiskan makanan yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, pembaruan data sasaran, variasi menu makanan tambahan, partisipasi masyarakat, serta koordinasi antarpihak agar pelaksanaan Program PMT dapat lebih efektif dalam mendukung pencegahan stunting.

References

Ahmad Fauzy. 2022. Penelitian Metedeologi. Edisi Pertama. Banyumas: CV. Pena Persada.

Akar, S., & Karunia, R. I. (Ed.). (n.d.) 2024. Stunting: Pencegahan dan penanganannya. Eureka Media Aksars

Amrizal, Dedi dkk 2018 Penanggulangan Golput dalam Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilkada Medan: Lembaga penelitian dan penulisan ilmiah aqli

Amuntai: STIA Amuntai.

Anonim, Peraturan Bupati Hulu Sungai Tengah Nomor 36 tahun 2023 Tentang pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting

Anonim, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting

Astriana, Kuntari, dkk. 2025. Mengenal Stunting Lebih Dekat. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.

Atika Rahayu. 2018. Study Guide Stunting dan Upaya Pencegahannya. Edisi Pertama. Yogyakarta. CV Mine.

Bormasa, Monica Feronica. (2020). Kepemimpinan dan Efektivitas Kerja. Banyumas: CV. Pena Persada

Elva Erliana, 2024.” Efektivitas Program pemberian Makanan Tamabahn (PMT) Untuk Pencegahan Stunting di Desa Karuh Kecamatan Batumandi kabupaten Balangan ”. Skripsi .Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai

Fitria Mutmainah, 2024. “Efektivitas Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan (Studi Kasus Desa Batu Merah dan Desa Lajar)”. Skripsi .Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai

Gani, H. Abdul., Hartati, Sri., Wiyanti, Sri., & Elviani, Yeni. (2021). Modul Perawatan Balita dengan Pemberian Makanan Tambahan. Kediri: Lembaga Chakra Brahmanda Lentera.

Maryuni, dkk. 2024. Butating: Buku Cegah Stunting. Sidoarjo: BFS Media.

Mubarak, Nur. 2026. Trend dan Isu Kesehatan Pesisir dan Pedesaan. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.

Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan aplikasi disertai contoh proposal. Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UPN “Ventera”Yogyakarta Press.

Saleh,S. (2017). Analisis Data Kualitatif. Bandung Puataka Ramadhan.

Siagian, Sondang P. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

STIA Amuntai, Dr. Reno Affrian, S.Sos., M.AP. (2022). Pedoman Skripsi.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: ALFABETA, CV

Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif,dan R&D: Bandung, ALFABETA, CV

Sugiyono. 2024, Metode Penelitian Kualitatif (Untuk Penelitian yang bersifat: eksploratif, interaktif dan konstruktif). Bandung: Penerbit Alfabeta.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PANGGUNG KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH. (2026). Al Iidara Balad, 8(1), 21-30. https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.5.3.2205