EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI ELECTRONIC HUMAN DEVELOPMENT WORKER (E-HDW) DALAM HAL PEMANTAUAN ANAK 0-59 BULAN DAN IBU HAMIL DI DESA PIHAUNG KECAMATAN HAUR GADING KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
DOI:
https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.7.2.1741Keywords:
Efektivitas, Aplikasi e-HDW, Anak 0-59 Bulan, Ibu HamilAbstract
Sebagai upaya percepatan penurunan stunting, pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bekerja sama dengan Bank Dunia mengembangkan aplikasi electronic Human Development Worker (e-HDW) untuk mendukung Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam pendataan, pemantauan, dan pelaporan kesehatan ibu hamil dan anak. Namun, dalam implementasinya di tingkat desa, khususnya di Desa Pihaung, Kecamatan Haur Gading, masih ditemukan berbagai kendala yang berdampak pada ketidaksesuaian data antara pencatatan manual dan data yang dihasilkan melalui aplikasi e-HDW. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Aplikasi e-HDW dalam hal pemantauan anak 0-59 bulan dan ibu hamil di Desa Pihaung Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktot-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif tipe deskriptif dengan 14 orang informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Penggunaan Aplikasi e-HDW dalam hal pemantauan anak 0-59 bulan dan ibu hamil cukup efektif diukur melalui model Campbell J.P dalam (Muhammad Sawir 2020:127) diketahui dari: Pertama Sub-variabel Keberhasilan Program indikator Pengetahuan Program sudah sesuai dan Penerapan Porgram kurang sesuai. Kedua Sub-variabel Keberhasilan Sasaran indikator Target Yang Ditetapkan dan Tahapan Pengoperasian Program cukup sesuai. Ketiga Sub-variabel Kepuasan Terhadap Program indikator Kualitas Aplikasi cukup sesuai dan Kualitas Yang Dihasilkan kurang sesuai. Keempat Sub-variabel Tingkat Input dan Output indikator Ketepatan Input dan Output Data dan Efisiensi Pelaporan cukup sesuai. Kelima Sub-variabel Pencapain Tujuan Menyeluruh indikator Transparansi cukup sesuai dan Efektivitas kurang sesuai. Adapun faktor pendorong penggunaan aplikasi ini adalah Kerjasama dan dukungan antar lintas sektor serta adanya insentif bagi KPM. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya pemahaman kader dalam mengoperasikan aplikasi e-HDW, belum optimalnya konsistensi dan akurasi data dan kapasitas server aplikasi yang terbatas.
References
Angrayni, L. (2018) Efektivitas Rehabilitasi Pecandu Narkotika Serta Pengaruhnya Terhadap Tingkat Kejahatan Indonesia.
Dania Mawarti, F. (2025) “Analisis Kinerja Aplikasi Electronic Human Development Worker (E-HDW) Terhadap Kinerja KPM Di Kabupaten Kendal,” Jurnal Ilmiah Indonesia, pp. 342–358.
Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Hulu Sungai Utara (2025) Buku Agregat Kependudukan Tahun 2025 Semester 1.
Gunawan, I. (2014) Metode Penelitian Kualitatif.
Hardani (2020) Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif.
Hertati, D. (2019) Efektivitas Pelayanan Surat Izin Usaha Perdagangan Melalui Surabaya Single Windows Di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Surabaya Pusat Kota Surabaya.
Kemendesa (2024) e-HDW.
Kemenkes (2024) Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), Kementerian Kesehatan RI.
Mayel, I. (2021) “Monitoring Ketersediaan Obat Terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Tahun 2021.”
Nurjanah (2024) “Efektivitas Komunikasi Inovasi Aplikasi E-HDW Dalam Meningkatkan Prevelensi Balita Stunting Di Kabupaten Bengkalis,” Jurnal Riset Komunikasi, 7 Nomor 2, pp. 307–322.
Peraturan Presiden (2021) Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Sawir, M. (2020) Birokasi Pelayanan Publik.










